You are here
Home > Modifikasi

Modifikasi Motor Yamaha Jupiter Z Bebek Sport TU 200 cc

yamaha jupiter z 200 cc

Modifikasi Motor Yamaha Jupiter Z Bebek Sport TU 200 cc. Untuk motor bebek dengan meng upgrade menjadi 200 cc, yang harus di korek racikan Rocker arm roller bawaan Z1 diganti model pelatuk sepatu macam Jupiter Z lawas. Secara mekanis, rocker arm roller cuma oke buat rpm bawah. Istimewanya, rocker arm made in Japan ini beda bahan. Kemungkinan besar terbuat dari alumunium. Hitam adalah proses coating (pelapisan) untuk menyamarkan bahan aslinya. Bedanya lagi, rocker arm ini tanpa baut setelan klep. Jadi buat mengatur celah klep pakai shim (koin), mirip punya Honda CBR 250 atau Suzuki FU150.

Dan piranti daleman silinder cop, menganut camshaft dengan pinggang 19 mm dengan perolehan lifter camshaft 9,8 mm. Dipadu rocker arm roller, yang sukses meminimalisir gesekan, lantaran berada di satu titik. Efek selalu rendahnya nilai durasi camshaft saat rocker arm pakai jenis roller, disiasati pemakaian katup 36 mm (in) dan 31 mm (ex). Dasar itu intake diporting 27 mm dan exhaust 25 mm.

Rocker arm Korekan yang disajikan extrem, sebab untuk mengejar 200 cc, piston dicangkok LHK 70 mm. Itu artinya liner orsi mesti digeser dan digantikan liner Scorpio. Parahnya, lingkar dalam crankcase juga dibubut hingga 71 mm, berikut menggeser nat jalur pompa oli mesin. Mirisnya, sekat lorong camrat jadi tipis. Kalau stroke masih standar dari as kruk Jupiter Z.stroke kruk as jupiter zBagian ini yang paling seru, sebab untuk mewujudkan diameter katup itu, muka silinder cop dicor ulang pakai las diral hingga 8 mm. Emang sih kesanya macam menyiasati big end yang kelar digeser, termasuk cor ulang dipantat silinder. “Praktisnya, trik ini sukses menyiasati pemuaian, efek kapasitas mesin yang meningkat, “yakin tuner yang mencangkok Keihin PJ 34 mm.

Yang jelas itu mengandalkan material silinder, piston dan ring. Terbukti mekanik Jepang berani mengeset coakan klep pada dome piston sangat tipis tanpa takut piston cuil saat digebuk suhu dan tekanan tinggi. Motor ini juga percaya diri dalam satu event tak pernah urai mesin bahkan ganti oli. Tidak seperti perilaku mekanik balap bebek setiap habis race harus bongkar total untuk diperiksa onderdilnya.piston yamaha jupiter z

Wajar, ketika tipikal power diolah perbandingan kompresi 13,7 : 1, hingga gigi rasio mesti diracik ulang. Dengan perbandingan gigi 1(32-13), 2(27-17), 3(28-21) dan 4(22-21). Nah, kalau dibandingkan dengan tuner yang spesial garap bebek 4 tak 200 cc rivalnya, gigi 1(37-13), 2(32- 18), 3 standar dan 4(23-21).

SPESIFIKASI
GIGI RASIO : 1(32-13), 2(27-17), 3(28-21) dan 4(22-21) KARBU : Keihin PJ34 mm CDI : Yamaha Crypton 4ST PISTON : LHK 70 mm KATUP : 36 mm & 31 mm FINAL GEAR : 15-33

Leave a Reply

Top